Refleksi Tahun Baru Islam 1448 H, Klinik Siti Khodijah Perkuat Nilai Pengabdian Bersama Gus Ahmad Ardha Billy

Admin
27 Jun 2026
KLINIK SITI KHODIJAH

BLITAR – Dalam rangka menyambut pergantian tahun baru Islam 1 Muharram 1448 H, keluarga besar Klinik Siti Khodijah Blitar menggelar kegiatan pengajian dan doa bersama yang berlangsung khidmat pada Rabu, 24 Juni 2026. Bertempat di Aula Klinik, acara ini menjadi momentum refleksi diri sekaligus penguatan niat bagi seluruh karyawan dan karyawati dalam memberikan pelayanan kesehatan yang amanah kepada masyarakat.

Klinik Siti Khodijah Blitar, yang saat ini tengah berproses menjadi cikal bakal Rumah Sakit Nahdlatul Ulama (RSNU) Blitar Raya, memandang momentum tahun baru Islam sebagai titik tolak transformasi. Tidak hanya sekadar perubahan fisik atau sistem, namun juga transformasi mentalitas seluruh staf agar selaras dengan nilai-nilai kemanusiaan dan pengabdian khas Nahdlatul Ulama.

Hadir memberikan tausiah utama, Gus Ahmad Ardha Billy, Pengasuh Pondok Pesantren Bahrul Ulum. Dalam pesan religiusnya, beliau menekankan bahwa esensi hijrah di masa kini adalah berpindah dari pelayanan kesehatan yang bersifat transaksional menjadi pelayanan yang berlandaskan nilai ibadah dan kasih sayang.

"Semangat hijrah harus kita implementasikan dengan meningkatkan kualitas pelayanan secara konsisten. Bagi tenaga medis dan staf, setiap tindakan yang dilakukan untuk kesembuhan pasien adalah bentuk jihad kemanusiaan yang sangat mulia di mata Allah SWT," ujar Gus Ahmad Ardha Billy .

Acara yang berlangsung selama beberapa jam ini diisi dengan rangkaian doa bersama demi kelancaran visi klinik dalam mewujudkan RSNU Blitar Raya yang modern namun tetap mengedepankan nilai-nilai religius. Seluruh karyawan yang hadir terlihat antusias menyimak tausiah yang disampaikan, menciptakan suasana yang hangat dan penuh rasa persaudaraan.

Diharapkan, dengan digelarnya peringatan ini, motivasi seluruh civitas hospitalia Klinik Siti Khodijah Blitar semakin meningkat. Semangat baru di tahun 1448 H ini diharapkan menjadi bahan bakar utama dalam memberikan pelayanan prima bagi warga Blitar Raya dan sekitarnya.