Klinik Siti Khodijah Blitar Terpilih Jadi Salah Satu Lokus Studi Kualitatif JKN oleh Kemenkes dan ADB

Admin
04 Mar 2026
KLINIK SITI KHODIJAH

BLITAR – Klinik Siti Khodijah Kota Blitar resmi menjadi salah satu titik fokus (lokus) dalam studi kualitatif implementasi Sistem Jaminan Kesehatan Nasional (JKN). Kegiatan ini merupakan tindak lanjut dari arahan Pusat Pembiayaan Kesehatan Sekjen Kementerian Kesehatan RI guna mengevaluasi efektivitas layanan jaminan kesehatan di tingkat fasilitas kesehatan primer.

Studi strategis ini melibatkan kolaborasi internasional antara Kementerian Kesehatan RI, Asian Development Bank (ADB), dan lembaga riset IDinsight.

Fokus Pengumpulan Data
Berdasarkan surat resmi dari Plt. Kepala Dinas Kesehatan Kota Blitar, dr. Dissie Laksmonowati Arlini, M.MKes., pengumpulan data dilakukan melalui metode wawancara mendalam (in-depth interview). Beberapa poin utama yang menjadi sorotan dalam studi ini antara lain:

1. Implementasi Lapangan: Melihat sejauh mana sistem JKN berjalan di tingkat klinik swasta.

2. Kualitas Layanan: Menilai kepuasan dan kendala yang dihadapi penyedia layanan kesehatan.

3. Aksesibilitas: Memastikan masyarakat mendapatkan hak layanan kesehatan sesuai regulasi terbaru.

Dukungan Penuh dari Dinas Kesehatan
Pemerintah Kota Blitar melalui Dinas Kesehatan memberikan dukungan penuh terhadap kegiatan ini. Penunjukan Klinik Siti Khodijah sebagai salah satu lokasi studi menunjukkan bahwa fasilitas kesehatan di Blitar dinilai representatif dalam menggambarkan dinamika pelayanan JKN di daerah.

"Kegiatan ini merupakan langkah penting untuk memberikan masukan berbasis data lapangan langsung kepada pengambil kebijakan di tingkat pusat," kata dr. Wahyuniati selaku Pimpinan Klinik Siti Khodijah.

Dampak bagi Pelayanan Kesehatan
Melalui studi ini, diharapkan Klinik Siti Khodijah dan fasilitas kesehatan lainnya di Kota Blitar dapat memberikan kontribusi nyata bagi penyempurnaan sistem pembiayaan kesehatan nasional. Hasil wawancara ini nantinya akan menjadi referensi bagi Kemenkes dan ADB dalam menyusun strategi penguatan JKN di masa depan.

Novan erdiyanto selaku ketua Tim Bpjs KRI Siti Khodijah menambahkan " Langkah ini sangat baik untuk menyampaikan kendala dalam rangka meningkatkan mutu pelayanan kami".